Olah Olah
•2 min read•861

Perkuat Akuntabilitas Anggaran: BGN Hadirkan Marketplace Digital Pangan MBG

Badan Gizi Nasional (BGN) tengah merancang platform marketplace berbasis digital untuk memperketat transparansi dan efisiensi pengadaan bahan baku program Makan Bergizi Gratis (MBG). Mengadopsi mekanisme Sistem Informasi Pengadaan di Sekolah (SIPLah), platform ini ditargetkan beroperasi penuh pada akhir September atau awal Oktober 2026 demi memastikan perputaran ekonomi lokal berjalan optimal.

O

OP Admin

Published in Olah Olah

Loading...
Perkuat Akuntabilitas Anggaran: BGN Hadirkan Marketplace Digital Pangan MBG

JAKARTA — Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil langkah taktis untuk memperkuat tata kelola rantai pasok program Makan Bergizi Gratis (MBG). Melalui peluncuran platform marketplace khusus belanja bahan baku, BGN menargetkan sistem ini sudah dapat beroperasi penuh pada akhir September atau awal Oktober 2026 mendatang.

Kepala BGN Sudaryono menegaskan bahwa integrasi ekosistem digital ini krusial untuk menjamin setiap rupiah anggaran negara terdata secara transparan, akuntabel, dan efisien di seluruh unit dapur operasional.

Adopsi Skema SIPLah untuk Pengawasan Terpadu

Platform pengadaan digital ini mengadaptasi pola Sistem Informasi Pengadaan di Sekolah (SIPLah) yang terbukti efektif di lingkup pendidikan. Lewat sistem ini, seluruh aktivitas transaksi bahan baku dapat dipantau langsung dari pusat secara real-time.

  • Akuntabilitas Transaksi: Rincian volume pembelian, penetapan harga acuan, hingga profil penyedia barang terekam secara permanen di dalam sistem.

  • Kepatuhan Pajak Otomatis: Sistem pencatatan belanja terhubung secara otomatis dengan aspek administrasi perpajakan negara.

  • Jaminan Kualitas Pangan: Pengawasan tersentralisasi meminimalisir risiko keterlambatan pengiriman serta penerimaan bahan baku yang rusak atau tidak sesuai standar.

Mendorong Perputaran Ekonomi Pedagang Lokal

Selain memperkuat akuntabilitas, platform digital ini dirancang sebagai instrumen penggerak perekonomian masyarakat di tingkat daerah. BGN mewajibkan setiap dapur operasional MBG untuk menyerap pasokan bahan pangan dari pedagang atau produsen lokal di wilayah kabupaten/kota setempat.

Pengadaan bahan baku dari luar wilayah baru diperbolehkan apabila ketersediaan stok komoditas lokal di daerah tersebut terbukti tidak mencukupi kebutuhan dapur.

Penerapan Kualifikasi Verified Seller

Guna menjamin keamanan mutu pangan dan mencegah praktik culas, BGN memberlakukan mekanisme penjual terverifikasi (verified seller) bagi mitra pedagang yang bertransaksi di platform. Penyedia wajib memenuhi kualifikasi teknis serta terdaftar dalam jalinan asosiasi komoditas resmi.

Fase awal pengoperasian marketplace BGN ini akan memfokuskan belanja pada enam komoditas pangan utama: beras, daging sapi/kerbau, daging ayam, telur, minyak goreng, dan susu.

Login to react

Comments (0)

Please log in to leave a comment

No comments yet. Be the first to share your thoughts!

Related Articles