Olah Olah
3 min read399

Menko Polkam Usai Rakor Keamanan Nasional: Situasi Dalam Negeri Masih Terkendali Meski Hoaks Marak Beredar

JAKARTA – Pemerintah memastikan kondisi politik dan keamanan Indonesia tetap berada dalam situasi yang aman dan terkendali. Di tengah maraknya informasi yang beredar di media sosial dalam beberapa hari terakhir, pemerintah menilai kondisi nyata di lapangan masih berjalan normal dan tidak mencerminkan berbagai narasi yang berkembang di ruang digital.

O

OP Admin

Published in Olah Olah

Loading...
Menko Polkam Usai Rakor Keamanan Nasional: Situasi Dalam Negeri Masih Terkendali Meski Hoaks Marak Beredar

Penegasan tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago usai menggelar rapat koordinasi bersama Jaksa Agung ST Burhanuddin, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, serta Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal TNI (Purn.) Herindra di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta, Rabu (5/8).

Menurut Djamari, rapat koordinasi tersebut dilakukan untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai perkembangan situasi nasional sekaligus memastikan sinergi antarlembaga tetap berjalan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Pemerintah: Situasi Nasional Masih Sangat Mantap

Berdasarkan hasil evaluasi bersama seluruh unsur yang hadir dalam rapat koordinasi, pemerintah memastikan situasi keamanan nasional masih berada dalam kondisi yang stabil.

"Situasi di dalam negeri sangat-sangat mantap. Dan perkembangan situasi terjadi di dalam negeri masih dalam kendali kita semua," kata Djamari.

Ia mengatakan koordinasi antarinstansi terus berlangsung sehingga setiap perkembangan dapat dipantau secara berkesinambungan.

Hoaks dan Disinformasi Jadi Tantangan Baru

Meski situasi keamanan tetap terkendali, pemerintah mengakui tantangan lain muncul melalui derasnya arus informasi di media sosial. Dalam beberapa hari terakhir, beragam konten yang mengandung hoaks, disinformasi, fitnah, hingga ujaran kebencian dinilai berpotensi memengaruhi persepsi masyarakat.

Karena itu, pemerintah meminta masyarakat untuk tidak langsung mempercayai informasi yang beredar tanpa memastikan sumber dan validitasnya.

Djamari: Kondisi Masyarakat Tidak Seperti yang Digambarkan di Media Sosial

Menko Polkam menilai kondisi yang berkembang di tengah masyarakat berbeda dengan narasi yang banyak beredar melalui platform digital.

"Dan pada kesempatan yang baik ini juga saya katakan bahwa kondisi masyarakat kita juga tidak seperti apa yang disampaikan, yang disebarkan melalui media sosial itu," ujar Djamari.

Ia menambahkan bahwa masyarakat Indonesia memiliki kemampuan untuk menilai berbagai informasi secara lebih objektif sehingga tidak mudah dipengaruhi oleh kabar yang belum tentu benar.

Aktivitas di Pasar dan Mal Berjalan Seperti Biasa

Sebagai gambaran kondisi di lapangan, Djamari mengaku masih melihat aktivitas masyarakat berlangsung normal di berbagai tempat yang dikunjunginya.

"Seperti saya tegaskan tadi bahwa kondisi keamanan di seluruh wilayah Indonesia itu dalam keadaan aman di Jakarta begitu juga kota-kota besar lainnya, daerah-daerah yang sering saya kunjungi juga dalam keadaan aman," kata Djamari.

Ia kemudian menceritakan pengalaman pribadinya ketika mengunjungi fasilitas publik.

"Bahkan saya juga berjalan bersama istri saya melihat ke pasar tradisional juga aman-aman saja. Pergi ke mal juga aman-aman saja. Bahkan kita masih banyak mencari tempat parkir saja di mal juga sangat sulit kalau kita agak terlambat berputar-putar baru kemudian kita dapatkan," imbuhnya.

Menurut Djamari, tingginya aktivitas masyarakat di pusat perbelanjaan maupun pasar tradisional menjadi salah satu gambaran bahwa kehidupan sosial dan ekonomi tetap berlangsung secara normal.

Sinergi Aparat dan Pemerintah Terus Diperkuat

Pemerintah memastikan koordinasi antara Kemenko Polkam, TNI, Polri, Kejaksaan Agung, BIN, serta pemerintah daerah akan terus diperkuat. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga stabilitas nasional sekaligus meningkatkan kemampuan deteksi dini terhadap berbagai potensi gangguan keamanan maupun penyebaran informasi yang dapat menimbulkan keresahan.

Selain itu, pemerintah juga terus mendorong peningkatan literasi digital agar masyarakat semakin cermat dalam memilah informasi dan tidak menjadi bagian dari penyebaran hoaks.

Masyarakat Diajak Menjaga Optimisme dan Persatuan

Menutup keterangannya, Djamari mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh berbagai informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Ia menegaskan bahwa menjaga stabilitas nasional merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan dukungan seluruh elemen bangsa.

Dengan kondisi keamanan yang dinyatakan masih aman dan terkendali, pemerintah berharap masyarakat dapat terus menjalankan aktivitas sehari-hari secara normal serta bersama-sama menjaga persatuan dan ketertiban di tengah perkembangan informasi yang semakin cepat.

Login to react

Comments (0)

Please log in to leave a comment

No comments yet. Be the first to share your thoughts!

Related Articles