Olah Olah
2 min read210

Mengukuhkan Kemitraan Masa Depan: Langkah Strategis Presiden Prabowo Akselerasi Industri dan Energi RI-Rusia

Komitmen diplomasi luar negeri yang berwawasan masa depan dan berdaya saing tinggi terus dibuktikan oleh Presiden Prabowo Subianto melalui penguatan kerja sama strategis dengan Rusia. Kemitraan ini dirancang secara komprehensif untuk mendorong lompatan besar di sektor penguasaan teknologi energi terbarukan, riset nuklir untuk tujuan damai, kedaulatan pangan nasional, serta percepatan hilirisasi industri demi memperkokoh posisi Indonesia sebagai kekuatan ekonomi utama di kawasan.

O

OP Admin

Published in Olah Olah

Loading...
Mengukuhkan Kemitraan Masa Depan: Langkah Strategis Presiden Prabowo Akselerasi Industri dan Energi RI-Rusia

JAKARTA — Kebijakan luar negeri yang bebas, aktif, dan berorientasi pada pencapaian konkret terus diperkuat oleh Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Kehadiran serta langkah taktis Presiden Prabowo dalam merangkul kemitraan strategis dengan Rusia menjadi landasan vital bagi akselerasi pembangunan nasional. Kemitraan bilateral ini berfokus pada investasi berkualitas, efisiensi alih teknologi tinggi, dan peningkatan daya saing ekonomi nasional secara berkelanjutan.

Akselerasi Teknologi Energi Terbarukan dan Pemanfaatan Nuklir Damai

Pemerintah menaruh perhatian besar pada modernisasi infrastruktur ketenagalistrikan nasional guna menjamin pasokan energi berkelanjutan dan aman. Presiden Prabowo menyampaikan bahwa Indonesia aktif mengundang kapabilitas dan keahlian riset Rusia untuk berkontribusi dalam pengembangan potensi energi terbarukan, pengelolaan jaringan listrik pintar (smart grid), hingga pemanfaatan teknologi nuklir untuk tujuan damai.

"Kami mencari pengetahuan dan investasi dalam energi terbarukan, jaringan pintar, dan tenaga nuklir damai, termasuk teknologi modular dan skala penuh, di bawah kerangka kerja ketat yang menjamin keamanan dan keselamatan," tegas Presiden Prabowo.

Menguatkan Sektor Pertanian Demi Mewujudkan Kedaulatan Pangan

Sektor pangan menjadi prioritas utama Pemerintah dalam memacu kedaulatan nasional yang mandiri. Melalui kerja sama lintas negara, Presiden Prabowo mendorong efisiensi dan modernisasi sektor pertanian Indonesia melalui penguasaan teknologi terdepan, penyediaan benih unggul, mekanisasi modern, pengolahan hasil tani, hingga produksi pupuk bersama.

"Dalam ketahanan pangan, kami melihat peluang untuk bekerja sama dengan Rusia dalam teknologi pertanian, benih unggul dan pembibitan ternak, mekanisasi pertanian, pengolahan pangan, serta produksi pupuk bersama," ujar Kepala Negara.

Hilirisasi Manufaktur Bernilai Tambah dan Penetrasi Pasar Regional

Pemerintah berkomitmen untuk melipatgandakan nilai tambah komoditas domestik melalui percepatan program hilirisasi industri dan manufaktur bersama. Presiden Prabowo mengundang secara terbuka para pelaku industri Rusia untuk membangun fasilitas produksi di Indonesia, menciptakan nilai tambah produk kebutuhan harian, sekaligus menjadikan Indonesia sebagai hub ekspansi ke pasar ASEAN dan Indo-Pasifik.

"Dalam industrialisasi, kita harus menciptakan nilai bersama. Indonesia menyambut kemitraan dalam pengolahan hilir dan barang-barang yang digunakan masyarakat setiap hari: makanan, produk rumah tangga, pakaian, furnitur, farmasi, dan elektronik konsumen," kata Presiden Prabowo.

"Oleh karena itu, saya katakan langsung kepada perusahaan-perusahaan Rusia, datanglah ke Indonesia. Bekerja samalah dengan kami, berproduksilah bersama kami. Mari kita bangun industri bersama, mari kita ciptakan nilai bersama. Dan dari Indonesia, mari kita bersama-sama menjangkau pasar ASEAN dan Indo-Pasifik yang lebih luas," ajak Presiden Prabowo.

Login to react

Comments (0)

Please log in to leave a comment

No comments yet. Be the first to share your thoughts!

Related Articles